Visi dan Misi

1 Visi dan Misi

4.1.1 Visi

Visi adalah suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan yangdiinginkan dengan melihat potensi dan kebutuhan desa. Penyusunan Visi DesaCandi ini dilakukan dengan pendekatan partisipatif, melibatkan pihak-pihakyang berkepentingan di DesaCandiseperti pemerintah desa, BPD, tokohmasyarakat, tokoh agama, lembaga masyarakat desa dan masyarakat desa padaumumnya. Pertimbangan kondisi eksternal di desa seperti satuan kerja wilayahpembangunan di kecamatan. Maka berdasarkan pertimbangan di atas Visi DesaCandiadalah:

“ TERWUJUDNYA DESA SEJAHTERA, AMAN DAN DAMAI

SERTA SUMBER DAYA MANUSIA YANG BERKUALITAS ”

Selain Penyusunan Visi juga telah ditetapkan misi-misi yang memuat sesuatu pernyataan yang harus dilaksanakan oleh Desa agar tercapainya visi desa tersebut.Visi berada di atas Misi .Pernyataan Visi kemudian dijabarkan ke dalam misi agar dapat di operasionalkan / dikerjakan. Sebagaimana penyusunan Visi, misi pun dalam penyusunannya menggunakan pendekatan partisipatif dan pertimbangan potensi dan kebutuhan Desa Candi , sebagaimana proses yang dilakukan maka misi Desa Candi, adalah :

  • Menyelenggarakan Pemerintahan yang Transparan, Akuntabilitas, Partisipasif dan Responsif.
  • Membangun sarana dan prasarana berbasisi pada ekonomi pertanian yang produktif
  • Meningkatkan kuwalitas sumber daya manusia
  • Membangun pola hidup sehat melalui pemberdayaan Forum Kesehatan Desa (FKD)
  • Menciptakan kondisi lingkungan yang kondusif dan agamis

Menciptakan kondisi lingkungan yang kondusif dan agamis

6) memupuk rasa persatuan dan kebersamaan dalam membangun

4.1.2 Misi

proses yang dilakukan maka misi DesaCandiadalah:

  1. Meningkatkansarana dan prasarana pertanian dan jalan.
  2. Meningkatkan keamanan lingkungan
  3. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
  4. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  5. Memupuk rasa persatuan dan kebersamaan dalam membangun
  6. Meningkatkan Mutu Pendidikan Masyarakat
  7. Meningkatkan rasa solidaritas antar sesama pemeluk agama
  8. Meningkatkan ketaatan aturan dan supremasi hukum

4.2Kebijakan Pembangunan

4.2.1 Arah Kebijakan Pembangunan Desa

Untuk menjabarkan strategi dan agenda pembangunan yang telah ditetapkan makadiperlukan arah kebijakan agar dapat menjadi pedoman bagi pemerintah maupun stakeholderdalam melaksanakan pembangunan serta sebagai dasar untuk menentukan indikasi programsesuai tugas dan kewenangannya. Arah kebijakan pembangunan Desa Candiadalah :

  1. Peningkatan pemahaman nilai-nilai luhur agama dan budaya serta penerapannya dalam kehidupan bermasyarakat dan berpemerintahan;
  2. Pembangunan Kesehatan, untuk menwujudkan Desa CandiSehat Tahun 2015, kebijakan pembangunan diarahkan pada :
    1. Mengembangkan upaya promosi kesehatan
    2. Meningkatkan upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan UpayaKesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) seperti Posyandu, dan Desa Siaga.
    3. Meningkatkan kegiatan penyuluhan Keluarga Berencana
  3. Peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas melalui peningkatan kualitas pelayanan pendidikan, peningkatan kualitas dan kesejahteraan tenaga kependidikan, peningkatan sarana/prasarana pendidikan dan penuntasan wajar dikdas 9 tahun;
  4. Peningkatan kinerja pembangunan desa, melalui peningkatan kapasitas pemerintahan desa, peningkatan keberdayaan masyarakat desa, pengembangan ekonomi dan pembangunan desa.
  5. Peningkatan ketersediaan dan kualitas infrastruktur sebagai upaya mendukung percepatan pembangunan, peningkatan keterpaduan pemanfaatan ruang dan pusat pertumbuhan, peningkatan gairah aktivitas ekonomi;
  6. Peningkatan Sumber Daya Aparatur Pemerintahan untuk memberikan pelayanan yang prima.
  7. Peningkatan insfrastruktur pendukung pembangunan Desa

4.2.2 Potensi dan Masalah

Bahwa berdasarkan analisa permasalahan di Bab sebelumnya maka di Desa Candi terdapat permasalahan yang harus segera dicarikan solusi pemecahan masalahnya dengan melihat potensi yang ada antara lain :

  1. Masalah
  2. 1. Urusan pendidikan masih kurang perhatian disegala bidang khusunya masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang memadai dengan masih tingginya anak yang tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.
  3. Urusankesehatan masih rendah dengan masih banyaknya masyarakat yang belum mengerti arti hidup sehat dengan membuat fasilitas pembuangan limbah rumah tangga seadanya dan belum memenuhi standar lingkungan sehat.
  4. Urusan pekerjaan Umum masih banyak sarana dan prasarana penunjang ekonomi masyarakat yang harus dibenahi antara lain jalan yang sudah banyak yang rusak serta prasarana perkantoran Desa yang sudah memerlukan perbaikan-perbaikan. Juga masih terdapat wilayah yang belum tersentuh jaringan listrik serta irigasi untuk pengairan lahan sawah yang masih berupa irigasi tradional sehingga menghambat produksi hasil pertanian.
  5. Urusanlingkungan hidup, disemua sumber mata air yang merupakan sumber kebergantungan memperoleh air bersih dibebrapa wilayah Desa Candi telah rusak dan kurang pemeliharaan Pohon dan tanaman penyerap air sehingga dimusim kemarau Debit air yang ada sedikit.
  6. Urusan Pertanahan masih belum tertibnya bukti kemepilikan tanah sehingga sulit untuk menentukan besaran perolehan Pajak Bumi Bangunan mengingat data yang ada telah berumur 30 tahunan yang memerlukan evaluasi dan pendataan secara langsung shingga administrasi pertanahan bisa berjalan sesuai data dan fakta yang ada.
  7. Urusan kependudukan , bahwa sampai saat ini masih rendah kesadaran masyarakat untuk memiliki Dokumen kependudukan seperti KK,KTP dan Akte kelahiran sehingga sering menghambat proses pelayanan admistrasi di instansi lain seperti persaratan proses Jamkesmas Dll.
  8. Urusan KB, bahwa Program KB di Desa Candi telah berjalan baik dan kesadaran masyarakat untuk ber KB sangat tinggi, namun masih terdapat 80 Rumah Tangga Miskin usia subur yang memerlukan bantuan untuk ber KB meningat kondisi ekonomi yang sangat kurang.
  9. UrusanSosial, bahwa di Desa Candi masih terdapat 150 Rumah Tidak Layak Huni yang memerlukan bantuan pemugaran mengingat bahwa dari 626 KK yang ada merupakan Rumah Tangga miskin yang tidak berpenghasilan tetap sehingga tidak akan mampu untuk mewujudkan tempat tinggalnya menjadi Rumah yang Layak Huni.
  10. Urusan Ketenaga kerjaan, bahwa sampai saat ini masih terdapat 300 angkatan kerja yang belum mempunyai pekerjaan tetap yang memerlukan perhatian dan pembukaan lapangan kerja baru dengan harapan akan dapat menyerap tenaga potensial yang ada sehingga pendapatan perkapita dapat meningkat.
  11. Urusan UKM dan Industri Kecil, bahwa di Desa Candi belum adanya Koperasi yang mewadai UKM dan Industri kecil yang ada sehingga peningkatan mutu dan produksi hasil Industri belum berkembang yang juga diakibatkan masih rendahnya modal usaha.
  12. Urusan Pemerintahan Umum, bahwa masih rendahnya Sumber Daya Aparatur yang ada sehingga sering menghambat kinerja Pemerintahan Desa, juga Fasilitas Gedung Pemerintahan yang sudah harus diperbaiki mengingat sudah banyak rangka bangunan yang telah berusia diatas 20 tahun.
  13. Urusan Kepegawaian , masih rendahnya kesejahteraan bagi perangkat Desa yang mengakibatkan menurunya gairah kerja.

13.Urusan Pertanian, bahwa sampai saat ini fasilitas pengairan/Irigasi yang ada masih berupa Irigasi tradisional yang mengakibatkan tidak ada peningkatan produksi hasil panen dan sering terjadi gagal panen.

 

  1. Potensi yang ada

Bahwa dari keseluruhan basalah yang ada merupakan tantangan bagi Pemetintah Desa untuk memecahkan masalah tersebut diatas dengan potensi yang ada antara lain.

  1. Potensi Sumber Daya Manusia
  2. Potensi Sumber Daya Alam
  3. Potensi Bahan Baku baik untuk Industri Rumah Tangga maupun Bahan Baku pembangunan Insfrastruktur lainya.
  4. Swadaya Masyarakat
  5. Fasilitas dan Prasarana

 

 

 

 

 

4.2.3 Program Pembangunan Desa

(Nama Urusan menyesuaikan dengan permendagri 59,nama  Program dan Kegiatan menyesuaikan dengan permendagri 13) dan konsisten dengan 3.2 Masalah yang Dihadapi Desa )

Rencana Program yang dirancang untuk mencapai visi dan misi pembangunan desa adalah :

Urusan Wajib  
Urusan Pendidikan  
  Program Pendidikan Anak Usia Dini
  Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun
  Pendidikan keterampilan masyakat
  Peningkatan kesejahteraan pengajar pendidikan non formal.
   
Urusan Kesehatan  
  Program Obat dan Perbekalan Kesehatan
  Program Upaya Kesehatan Masyarakat
  Program pelayanan Kesehatan masyarakat
Urusan Pilihan  
Urusan Pertanian  
  Program Peningkatan Kesejahteraan Petani
  Pengadaan bibit tanaman buah  padi d

 

 

Sinkron dengan BAB III

 

4.2.4 Strategi Pencapaian

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa(RPJM Desa) merupakan  penjabaran dari visi dan misi pemerintahandesa yang akan menjadi panduan  dan rujukan bagi penyelenggaraan pembangunan yang akan dilaksanakan  oleh Pemerintahandesa, yang ditempuh dengan mendorong pemberdayaan dan partisipasi masyarakat selama kurun waktu  5 (lima) tahun ke depan. Oleh karena itu, substansi RPJM Daerah mencakup seluruh urusan yang telah dilimpahkan oleh Bupati kepada Kepala Desa.

Dalam rangka  mewujudkan visi dan menjalankan misi pembangunan desa, maka ditempuh 4 (empat) Strategi  Pembangunan Desa Candi, Kecamatan Bandar Kabupaten Batang Tahun 2013 – 2018, sebagai   berikut :

  1. Strategi Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Pelayanan Dasar Kesehatan dan Pendidikan serta Sarana dan Prasarana Penunjang Aktivitas Ekonomi.
  2. Strategi Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Sejalan dengan Pengembangan Suasana Agamis dan Kekeluargaan yang Sejuk dan Damai.
  3. Strategi Peningkatan kebersamaan dan kegotong-royongan dalam segala bentuk pembangunan Desa.
  4. Strategi Pemenuhan Pelayanan yang prima dengan Peningkatan Sumber Daya Aparatur Pemerintahan Desa sejalan dengan tuntutan proses percepatan pelayanan.

Strategi Pertama, dimaksudkan untuk mengembangkan dan meningkatkan kapasitas dan kualitas manusia, serta penguatan ekonomi daerah yang dipandang sangat penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Peningkatan kapasitas dan kualitas manusia mencakup berbagai aspek yang berkaitan dengan eksistensi pribadi seorang manusia, meliputi: kondisi jasmani, termasuk kesehatan, kecerdasan, penguasaan ilmu pengetahuan dan ketrampilan serta kondisi rokhani,  termasuk keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Mahaesa.

Dengan meningkatnya kapasitas dan kualitas manusia akan meningkatkan kemampuan dan daya saing untuk berperan serta dalam berbagai  aktivitas  sosial dan ekonomi serta meningkatkan  kemampuan akses terhadap berbagai sumberdaya dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup dan meningkatkan kesejahteraan. Meningkatnya kapasitas dan kualitas manusia dengan sendirinya juga akan meningkatkan kemampuan seseorang untuk berinteraksi, bersosialisasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sosialnya, sehingga  diharapkan juga akan mendorong terwujudnya harmoni  kehidupan sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat